45Pantun Berbakti Kepada Orang Tua Nasehat Bijak Diedit Com from banyak pantun untuk ibu yang bisa kamu baca sebagai bentuk terima kasih dan rasa sayang kepada sosoknya. ٢ جمادى الأولى ١٤٤٢ هـ. Pantun kasih sayang ibu bapa unit 6: ٢٣ ربيع الآخر ١٤٤٢ هـ. 519 views jun 24, 2020 skmm1053 Badantua terasa goyah. Pengajian ini semoga berkah, Banyak orang dapat hidayah. Pantun Islami Penutup Ceramah. Memang banyak macam-macam pantun. Pantun penutup ceramah ini mungkin dikategorikan sebagai pantun agama. Atau mungkin pantun penutup majelis. Kasih sayang sesama muslim, Bagaikan bunga yang bersemi. 94. 62 Pantun Ulang Tahun : Lucu Kocak untuk Atasan, Teman dan Keluarga. Pantun Ulang Tahun – Ketika seseorang bertambah usia, biasanya akan ada ucapan selamat yang diberikan dari kerabat, teman dan orang-orang di sekitar. Pantun ulang tahun bisa menjadi salah satu ucapan yang anti mainstream dan berbeda dari lainnya. Orangtua adalah pendidik hidup. Maka minta maafkan atas kesalahan. 3. Jalan-jalan ke Sibolga. Jangan lupa beli duku. Untuk ibu yang aku cinta. 40 Pantun kasih sayang, romantis, menyentuh, dan bikin baper ; 40 Pantun sindiran buat teman, lucu tapi bikin nyesek ; 4 Ide seru rayakan hari Persahabatan Internasional ala ShopeeFood Pantunkasih sayang ibu bapa unit 6: Pantun kasih sayang anak dara menyeberang titi, berjalan laju ingin segera; ٢٨ ربيع الآخر ١٤٣٧ هـ. Petik sayur si daun bidara,. Skmm1053 (video puisi tradisional) a175998, balqis shuhada binti aminullah. 45 Pantun Berbakti Kepada Orang Tua Nasehat Bijak Diedit Com from Contohpantun kasih sayang ibu bapa. Untuk mengekspresikan rasa cinta kita kepada ibu banyak cara yang bisa dilakukan. Orang tua dan selalu menasehati agar kita . Pantun Kasih Sayang Terbaru di tahun ini - Halo sobatsiana pada kesempatan sore ini saya kembali akan berbagi sebuah pantun dengan tema kasih sayang buat pacar, sahabat, teman atau kedua orang tua serta keluarga kita semua. Pantun ini sengaja saya sajikan agar bisa menjadi referensi teman-teman semua dalam menyuguhkan pantun kepada orang Kasih Sayang Terbaru Buat Orang Tua dan PacarPantun kasih sayang ini juga dilengkapi dengan varian bait, ada bertemakan cinta kasih sayang, lucu, bijak dan bermakna sangat puitis sekali. Jadi sangat rekomended buat teman-teman semua pecinta pantun yang selalu rutin berkunjung ke saya berikan untuk pengantar pertama pantun cinta kasih sayang, untuk itu silahkan sobat simak ulasan pantunnya sebagai Cinta Kasih Sayangkalau dara terbang melayang,ikan emas pandai kamu memang sayang,tentu datang untuk arak diharamkan,karenanya banyak nyawa jarak memisahkan,semua itu bukan ikan di dalam kolam,bunga tumbuh di tengah cinta sudah dalam,jarak jauh terasa biru terlihat sendu,warna hijau biru dan jauh tumbuhkan rindu,ingin selalu dekat melayang burung nuri,hingga sebentar di pohon sayangku amat murni,seperti embun di pagi orang menunggu,hendak berlayar ke jauh terasa rindu,jika berjumpa terasa bambu buat sembilu,terbang debu dari kusebut selalu,dalam doa setiap lukis dengan pensil,mengapa kertas tidak engkau berhasil,meraih segala kenangan di selasar,hadiah dari Raja semakin sayang besar,melihat engkau banyak dahan disambungkan,hendak hati Tuhan kita mohonkan,agar cepat Kasih Sayang Cintaku Hanya UntukmuBeribu-ribu para pelukis,hanya satu memakan cewek yang manis,hanya engkau di dalam puisi pantun dan madah,pujangga ciptakan sepenuh tetap yang terindah,dalam hidupku sepanjang terbit datanglah pagi,terbit dari Tanjung untukmu cinta ini,tetap untukmu hingga wangi bernama selasih,tumbuh liar di pinggir dirimu curahkan kasih,hidup hampa gairah sungai banyak nipah,sayang airnya terasa sayang semakin berlimpah,jadikan hidupku semakin kecil jadi pemayang,malam hari menonton wahai sayang,cinta ini penuh kasih merah panjang sekilan,jatuh satu ke dalam bagaikan rembulan,dipagari jauh para tamu,datang untuk mencari aku mencintaimu,cinta sepanjang putaran indah Ujung Pandang,indah pula Kota awal beradu pandang,wajahmu jalan berselang-selang,berkicau keras burung dulu hingga sekarang,cinta hakiki tak pernah Jati anak Rara Santang,dikasihi juga banyak godaan datang,teguh diriku tak pernah ladang pasti gembur,karena disiram air sayang semakin subur,laksana benih yang Itu Memang Lucu[1]Bayi manis belajar tengkurap,Kalau jatuh darah sekarang susah diharap,Wajah putih bokong berkurap.[2]Santri pandai menghafal hadis,Agar menjadi ulama mencari gadis,Gadis kucari janda kudapat.[3]Anak ayam makan di kali,Padi sawah sedang muda cantik sekali,Setahun menikah langsung gembrot.[4]Bumbu dapur banyak bawang,Daging habis tinggal merantau mencari uang,Hati rindu ingin pulang.[5]Terbang tinggi kunang-kunang,Seperti lampu membawa pulang engkau kupinang,Rupanya kamu sudah diambil orang.[6]Orang desa kirim upeti,Untuk raja yang manis pujaan hati,Yang kudapat malah ibunya.[7]Rendang padang enak bumbunya,Tetap eksis sepanjang enak nikahi ibunya,Walau tua banyak pengalaman.[8]Baju seksi ujung berenda,Beli di pasar lupa enaknya nikahi janda,Baru nikah anak sudah dua.[9]Jangan suka makan ketimun,Tak termakan buah suka duduk melamun,Melamun itu banyak boongnya.[10]Buah di pohon tolong ambil,Ambil saja buah sudah punya mobil,Rupanya punya fotonya Cinta Romantis Kebangetan[11]Parfum wangi kayu gaharu,Lidi kelapa menjadi pengantin baru,Duduk berdua tersipu-sipu.[12]Ada indahnya langit yang biru,Ditambah angin yang enaknya jadi pengantin baru,Masuk kamar langsung seru.[13]Hujan turun belum berhenti,Jalan asyik menuju manis pujaan hati,Bolehkah abang meminta?[14]Burung kutilang ke utara,tuk mengejar si apa Bang bilang saja,Jangan dipendam dalam hati.[15]Daun beringin amat lebatnya,Kalau terbakar keluar ngantuk apa obatnya,Tolong dong kasih resepnya.[16]Burung platuk kaki ikatkan,Bunga layu lupa ngantuk saya buatkan,Segelas kopi yang sangat hitam.[17]Kampung jauh terasa sepi,Ikan berenang dalam Abang minum kopi,Susah terpejam sampai malam.[18]Ada kumbang di pohon kelapa,Itu dia si kumbang abang maunya apa?Adik sungguh tidak mengerti.[19]Ke toko membeli tisu,Kalau habis pergi ke Abang cocoknya susu,Mata mengantuk jadi segar.[20]kalau ingin membeli tisu,naiklah perahu hingga ke Abang minta susu,Yuk kita masuk dalam Cinta Buat Pacar[21]Nasi kuning di atas meja,Minumnya dengan air saja berangkat kerja,Entah kenapa rindu tiba-tiba.[22]Baju batik siapa yang punya,Jatuh satu ke atas cantik siapa yang punya,Yang punya tentu saja saya.[23]Air mengalir dalam selang,Sungguh jernih segar bukan kepalang,Punya kamu yang setia.[24]Burung dara ke utara,Terbang melayang ke atas sayang sedang apa?Apakah kamu kangen juga?[25]Kalau jauh si pohon randu,Ke mana lebah hendak jauh terasa rindu,Kalau dekat berpisah tak mau.[26]Bukan randu sembarang randu,Randu kubis setinggi rindu sembarang rindu,Rindu adik manis yang kusayang.[27]Bukan randu untuk jamu,Randu besar pada aku rindu kamu,Rindu malam, kapan ya datang?[28]Buah mengkudu sudah ranum,Tumbuh dekat pohon kamu sedang tersenyum,bahagiaku tak pernah usai.[29]Prajurit gagah berani bertempur,Badan kotor masuk Allah kita bersyukur,Moga rumah tangga selalu akur.[30]Daun nangka sudah renta,Tempat menggantung rumah lebah. sKepada Allah jua meminta,Moga rumah tangga selalu cinta anak muda[31]Kenapa sawah banyak kerbau,Kerbau membajak kuat hati selalu risau,Karena jodoh belum berjumpa.[32]Buahnya manis daunnya lebat,Anak belanda memakan manis sungguh memikat,Sayang orang tuanya tak setuju.[33]Waktu pagi minum teh tarik,Dapur mengepul siapa manis sangat menarik,Tapi sayang akhlaknya rusak.[34]Kemana hendak mencari selasih,Minuman segar tambah hendak mencari kekasih,Yang setia dan baik hati.[35]Dongeng lama tentang Sinta,Menikah dengan si Allah aku meminta,Kekasih hati yang setia.[36]Kecapi basah lima kilo,Rakit bambu tampak susahnya jadi jomblo,Hidup sendiri hatinya sepi.[37]Layangan putus jatuh ke kali,Hutan bambu rumah pasangan susah sekali,ada yang cantik sayangnya janda.[38]Sarang lebah sangat tinggi,Pohonnya patah karena pasangan ke mana lagi,Ada yang bohay, anaknya dua.[39]Apa harus membeli tenda,Nanti berkemah di hari harus mendapat janda,Walau janda tapi montok luar biasa.[40]Burung perkutut burung gelatik,Lihat sayapnya sangat jodoh bukan yang cantik,Yang penting paham tentang cinta anak sekolah[41]Kue habis ada yang meminta,Belang-belang kulit ini namanya cinta,Kalau berjumpa tak tentu rasa.[42]Dari utara ke selatan,Tengah hari turun yang baik dan perhatian,Membuat hati dirundung kerinduan.[43]Air minum dari kali,Kali gunung amat senyum manis sekali,Salah tingkah aku jadinya.[44]Adzan maghrib adzan isyaTerdengar slalu spanjang ini hanya sebuah rasa,Mungkin saja bercampur dosa.[45]Gerimis turun hadir pelangi,Kebun subur kebun sejati harus yang syar’i,Sesuai petunjuk dari Nabi.[46]Daripada keluyuran,Lebih baik main ke berpacaran,Lebih baik menggapai masa depan.[47]Batu kali indah berjajar,Kali mengalir airnya sekarang banyak belajar,Agar cita-cita dapat terkejar.[48]Syair indah di ujung pena,Dicipta oleh para jodoh tak kemana,walau jauh pasti berjumpa.[49]Pulang kampung hari raya,Jauh-jauh naik akan bahagia,Kalau maksiat campuri cinta.[50]Anak kecil suka ngeces,Agar bersih tolong kamu sudah sukses,Banyak cewek cinta ala santri[51]Manis-manis buah nangka,Daunya hijau amat kamu mubtada’Aku ingin jadi khobar-nya.[52]Jalan-jalan ke tanah Arab,Jangan lewat negeri cinta aku berharap,Moga melebur bagai idghom.[53]Air menetes lantai basah,Jalan setapak jalannya cinta tiada terpisah,Seperti fi’il dengan fa’il.[54]Itu kilat apa petir,Bercahaya tanpa ini fail mustatir,Walau tak terlihat, selalu ada.[55]Main-main di pancuran,Duduk santai di bawah usah berpacaran,Pacaran itu dilarang agama.[56]Belanda datang pejuang menyerbu,Maju terus tak pernah ingin kamu menjadi ibu,Ibu dari anak-anakku.[57]Basah lantai baju batik,Naik ke genteng pakai pandai juga cantik,Itulah ciri bidadari surga.[58]Terbang tinggi burung camar,Pantai tepi banyak cemburu sangat samar,Mirip seperti huruf ikhfa.[59]Bungkus nasi daun talas,Cari daunnya yang cukup kepadamu begitu jelas,Serupa dengan hukum idzhar.[60]Jalan-jalan ke Jakarta,Naik bis lewat Allah aku meminta,Moga bahagia rumah tangga.[61]Mega mendung terlihat sendu,Hujan turun di daerah ayah aku merinduTerkenang masa kecil dahulu.[62]Lembah gunung ada kaldera,Kabut tipis cinta begitu mesra,Dari tangan seorang ayah.[63]Masuk rumah ucapkan salam,Tanah luas ada bekerja siang dan malam,Agar keluarga tak kekurangan.[64]Hari petang dekat kolam,Awas banyak sarang datang hingga malam,Badan letih mencari nafkah.[65]Dari kutub datang beruang,Beruang kutub memangsa engkau adalah pejuang,Cinta ini kami berikan.[66]Kancil lucu tidurnya rebah,Haus dahaga langsung sedang susah payah,Ayah berusaha untuk tersenyum.[67]Baju kotor segera ganti,Pakai parfum wangi aku berjanji dalam hati,bahagiakan engkau suatu hari nanti.[68]Makan bakso sambil di kunyahLezatnya tidak kepalangRindu sekali pada ayah,Kapan ayah bisa pulang.[69]Pagi hari siram melatiMalam malam pergi merondaMoga kami jadi anak berbakti,Membagakan ayah dan bunda.[70]Air menetes di atas batu,Batu pecah karena kami di setiap waktu,Moga bahagia mengirimu selalu.[71]dipagi hari ada belalangdisiang hari malah bergoyangAku berpantun hanya bilang,I miss you adek sayang.[72]Ayo mari kita makanMakannya dengan waferIngin sekali kukatakan,I love you forever.[73]Beli makanan isinya minimeskipun mini tetapi kerenDalam hidup diriku ini,You are my best friend.[74]Sungai Musi sangat lebar,Hari lapar pergi ke sekali bertanya kabar,How are you today?[75]Lidah pedas makan sambal,Surya terik hidung aku menggombal,You are my brightest sun.[76]Manis pepaya,Pahit dulu ya,See you sayang.[77]Pinggang sakit pakai kemben,Naik tinggi rumah Papa udah kangen,I’ll go home soon.[78]Kicau burung terdengar riang,Indah sekali batu pagi sayang,I love you my baby. .[79]Pasang kelambu,Kamarnya padamu,Tak pernah the end.[80]Adonan tepung dalam loyang,Besok pagi jual ke lupa abang sayang,Nanti malam ada acara besar.[81]Mentari terbit tandanya siang,Rumput tinggi namanya sedih pikiran melayang,Kekasih hati diambil orang.[82]Warna putih tepung kanji,Seputih kembang bunga siapa pernah berjanji,Akan setia hingga mati.[83]Madu segentong kenapa tumpah,Kalau tumpah banyak siapa yang pernah bersumpah,Akan setia untuk selama-lamanya.[84]Kalau bambu jadikan tangga,Naik ke atas tentu panas di rumah tangga,Mungkin kita banyak dosa.[85]Penyair sering membuat madah,Seniman kadang banyak di rumah banyak ibadah,Cinta tumbuh bertambah berkah.[86]Badak burung sering berteman,Lidah sakit merasa itu laksana tanaman,Bisa layu bisa juga mekar.[87]Bayu bertiup ke arah selatan,Berhembus meniup daun cinta karena pengkhianatan,Cinta lama bisa-bisa menghilang.[88]Tak diberi jangan meminta,Itulah akhlak orang memang benar cinta,Datang saja pinang si dia.[89]Pulang Bangka tempatnya lada,Pantainya putih banyak meminang uang tak ada,Tak dipinang nanti diambil orang.[90]Kembang tua cepat layu,Tempat hinggap si jangan mudah dirayu,Oleh lelaki si hidung cinta yang mengungkapkan rasa cemburu[91]Senja hari langit memerah,Bangau terbang tiada aku pengen marah,Memangnya salah?[92]Mawar bunga berduri,Inspirasi penggemar bete sendiri,Ngga pengen ditemani.[93]Kain beludru dalam peti,Taruh di atas tempatnya cemburu menguras hati,Gugur cinta tak lama lagi.[94]Laut dalam airnya biru,Kalau asin tak bisa aku masih cemburuTak mungkin bibir ini tersenyum.[95]Langit senja mulai memerah,Surya bagai turun ke harus marah?Kalau tidak ada apinya.[96]Pohon besar tumbuh di hutan,Kicau burung tak api panas di badan,Terbakar cemburu panas di hati.[97]Bebek cobek di atas meja,Jangan taruh dalam kamu cuek aja,Cemburu aku setengah mati.[98]Padang datar tempat berburu,Tersandung batu terasa ini kuat cemburu,Itulah sebabnya selalu sedih.[99]Langit biru terlihat merah,Itu tandanya sudah jangan dilawan marah,Cemburu itu tandanya cinta.[100]Pipit hingga di pangkal nangka,Tangkai kecil mudah cemburu katakan saja,Kamu diam aku serba ke Bandung naik kereta,Beli tiket di sini kekasih cemburu buta,Buang dia ke laut cinta gombal tapi bikin sayang[101]Beli baju ujung bolong,Rusak baju karena aku berkata bohong,Cintaku padamu seluas lautan.[102]Kalau beli gula merah,Cicipi dahulu sedikit adik sedang marah,Rasanya sempit seluruh dunia.[103]Pohon tua lekas tumbang,Tempat bermain si anak adik di hati abang,Cintaku satu tidak bercabang.[104]Satu titik dua koma,Baca banyak berhenti aku bertanya,Jauh darimu kenapa rindu?[105]dari sungai datang lintah,lintah naik ke tengah sedang jatuh cinta,Berkali-kali ke orang yang sama.[106]Satu titik dua koma,Satu baris jangan boleh aku bertanya,Kamu yang manis milik siapa?[107]Petir menyahut rasa menyambar,Langit mendung terlihat dig dug hati berdebar,Melihat dia jalan mendekat.[108]Kayu roboh jadi titian,Jalan setapak menuju kamu yang perhatian,Moga kamu jadi jodohku.[109]Nyamuk terkurung dalam kelambu,Banyak cicak hendak cintaku kepadamu,Mobil mercy aku belikan.[110]Kaligrafi huruf berseni,Pajang di dinding tuk kenapa dengan lidahku ini,Makan masakanmu pasti ketagihan.[111]Wanita hamil punya janin,Segumpal daging tak datang hari Senin,Hati senang bukan kepalang.[112]Beriman itu kaum mukminin,Dengan iman hidupnya berhari Senin,Moga rezeki makin bertambah.[113]Tuhan itu Maha Esa,kepadaNya datang hari SelasaRinduku padamu tak berubah.[114]Camar melayang di angkasa,Kado indah terhias ini hari Selasa,Hatiku masih penuh cinta.[115]Tahta indah sang prabu,Terbakar habis menjadi datang hari Rabu,Cintaku kok malah menggebu-gebu.[116]Gunung tinggi gunung merbabu,Api hidup di ujung spesial Hari Rabu,Karena kepadamu bertambah rindu.[117]Baju putih bergaris-garis,Rambut hitam disemir ini hari Kamis,Aku kok makin optimis.[118]Kangkung hijau sedap ditumis,Makan ikan tambah datang hari kamis,Tiba-tiba aku tambah romantis.[119]Terang benderang karna cahaya,Turun gunung menuju Jum’at hari raya,Banyak-banyak amal ibadah.[120]Hidup bahagia karena hemat,Kaki kancil terkena dandan di hari Jum’at,Supaya hati makin terpikat.[121]Air mengalir di solokan,Tutup air dari datang akhir pekan,Hari senang untuk liburan.[122]Sungai deras banyak betutu,Dibakar agar dapat senang di hari Sabtu,Bisa berkumpul bisa bertemu.[123]Pagi pagi makan bubur,Bumbu kacang mesti hari, ada hari libur,Kalau cintaku, tak pernah luntur.[124]Mangga kueni, buah kedondong,Main ke sini, dong.[125]Laut dalam tepinya berbusa,Tempat berlayar perahu indah pemandangan desa,Segar udaranya, asri suasana.[126]Daun beringin banyak dahan,Dapat dibuat meja ini anugerah dari Tuhan,mari sama-sama kita lestarikan.[127]Rusa kecil namanya menjangan,Walau kecil mukanya buang sampah sembarangan,Lingkungan kotor, alampun rusak.[128]Singa memangsa kijang memohon,Cahaya mentari sungguh menanam pohon,Supaya alam semakin hijau.[129]Badak hidup di ujung kulon,Ada tanduk di kepala. sBarang siapa menanam pohon,Akan banyak mendulang pahala.[130]Kuda membawa sebuah pelana,Untuk mendaki jalan ke mana datangnya bencana,Bisa jadi karena dosa kita.[131]Usia kuda setengah baya,Lebih tua si desa harus terjaga,Jangan dikotori dengan sampah.[132]Tari seudati tari saman,Foto lama album ingin hidup nyaman,Jangan buah sampah sembarangan.[133]Jangan insan menjadi congkak,Usia muda akhirnya lingkungan semakin rusak,Akan banyak bencana datang.[134]Bunga cantik karena nektar,Mekar di dahan daunnya bersihkan lingkungan sekitar,agar masyarakat selalu sehat.[135]Udara harum karena kenanga,Benih padi banyak kita menanam bunga,Rumah nyaman udara segar.[136]Ikan hiu ikan i love you sayang.[137]Ikan hiu ikan love you sampai mati.[138]Ikan hiu ikan cakalang,I love you ngga bilang-bilang.[139]Ikan hiu ikan belanak,Kamu i love you, aku mo berak.[140]Ikan hiu ikan love you setiap hari.[141]Ikan hiu makan love you hai tampan.[142]Ikan hiu naik ke love you pagi ini.[143]Ikan hiu si kumbang love you sampai nanti.[144]Ikan hiu matanya love you seumur hidup.[145]Ikan hiu masuk ke love you, sampai di sini.[146]Ada keris di pohon kelapa,Manis rasanya buah manis sedang apa?Mari tidur bersama saya.[147]Dunia ini sifatnya fana,Pedang sakti dari nanti saja,Kalau mau tidur duluan aja.[148]Ayam turun akan bertelur,Lari cepat dikejar hati cepat tidur,Tapi kepala terasa pusing.[149]Kalau ayam dikerja kucing,Karena takut larinya kepala sedang pusing,Biar adik ambilkan obat.[150]Jalan-jalan ke Cianjur,Hati senang hatiku toko tidaklah manjur,Inginnya dipijat olehmu sayang.[151]Hari libur pergi memancing,Kail terkait pada dipijat abang makin pusing,Ujung-ujungnya minta yang lain.[152]Kalau kail terkena kain,Lebih baik lepaskan memang minta yang lain,Adik manis kabulkan saja.[153]Buah tua makin ranum,Buah manis dari saja belum,Abang sudah minta yang ngga-ngga.[154]Ikan hiu ikan teri,Kebun lama tumbuh ini suami istri,Di kasurpun bisa cari pahala.[155]Ikan hiu ikan teri,Panggang satu di atas nasib lelaki beristri,Mau tidur kamarnya rapi.[156]Main bola main futsal,Perut lapar makan menikah malah menyesal,Tau enak, kenapa tak dari dulu.[157]Anak nangis ingin jajan,Jalan jauh sudah tak tidur di hari hujan,Kenapa badan tetap hangat.[158]Pergi ke pasar beli kasturi,Tepung tempe buat susahnya sudah beristri,Sebelum tidur cumbu-cumbuan.[159]Beras terbeli lima kilo,Jual padi lima sekali teman yang jomblo,Kalau tidur memeluk bantal.[160]Ikan kerapu ikan buntal,Suka berenang di tidur memeluk bantal,Bantalnya bisa kentut tapi menyenangkan.[161]Ujung pisau sangat tajam,Untuk berburu besok tak terpejam,Hendak tidur tak bisa-bisa.[162]Tanah kosong ditanam labuh,Labuh ditanam tumbuh kamu yang jauh,Kamu memang membuat rindu.[163]Kenapa pergi satu windu,Terkirim salam pada sang dalam hati ada rindu,Karena aku memang i love you.[164]Pangeran Jawa ke negeri Campa,Gelar bangsawan sendiri pikiran hampa,Kangen sangat pada suami.[165]Main batu di dekat gardu,Lihat kembang mulai teringat pengorbananmu,Ingin rasanya hatiku dikecup.[166]Rhoma Irama berkelana,Tiada yang kenal siapa kabar di sana,Fokus saja dengan kerja.[167]Besar batang pohon meranti,Kalau roboh menimpa sini aku selalu menanti,Selalu setia apapun yang terjadi.[168]Ikan kolam disambar elang,Walau dikejar tak malam datang menjelang,Rasanya elusanmu yang kuharapkan.[169]Sedap masakan bumbu jintan,Luka tersayat pasang punya suami pengertian,Untuk keluarga selalu berkorban.[170]Kotak ajaib jangan pindahkan,Misteri menyimpan Allah selalu mudahkan,Moga bertambah pundi kebahagiaan.[171]Kampung durian sedang kenduri,Selalu berkawan tak bangun di subuh hari,Tunaikan sholat, sujud pada illahi.[172]Palembang kota Sriwijaya,Berkawan dengan negeri ingin hidup bahagia,Ibadah kepada Allah jangan dilupa.[173]Kecap manis dalam rantang,Ambil satu dalam manis kecup sayang,Agar kekasih terbangunkan.[174]Anak Melayu suka melempar,Pergi ke pantai mencari hari banyak istigfar,Jiwa bersih hatipun tenang.[175]Madu manis dari lebah,Biji kacang dalam hari penuh berkah,Bangun pagi rezeki melimpah.[176]Kayu tajam ditancapkan,Burung dara terbang ke alaikum aku ucapkan,Untuk semua kawan-kawan.[177]Jalan berliku menju bukit,Dari timur ke matahari sudah terbit,Tanda masih ada kesempatan.[178]Siang hari rujak-rujakan,Duri di jalan dunia dikerjakan,Jangan banyak dipikirkan.[179]Lewati selat ke Pulau Jawa,Oleh-oleh keripik bulat di dalam jiwa,Mari bergerak sekuat tenaga.[180]Kopi manis di atas meja,Kayu bakar jatuh ke berangkat kerja,Jangan lupa untuk sarapan.[181]Jika ingin belajar renang,Belajar di sungai yang ingin hidup tenang,Jangan lupa dzikir pagi petang.[182]Batu keras bisa luluh,Jika tersiram air apa hidup mengeluh,Mengeluh itu pasti sengsara.[183]Burung puyuh burung tekukur,Air jernih dari kita bersyukur,Supaya hidup semakin makmur.[184]Dari Medan ke Sibolga,Badan lelah naik bukan sembarang cinta,Cinta dari Tuhan semesta.[185]Tali rotan panjang sedepa,Kalau mengikat amat Allah memberi cinta,Tanda hamba akan bahagia.[186]Permai sekali alam desa,Tanaman tumbuh di ladang olehmu sesama manusia,Supaya disayang oleh Sang Pencipta.[187]Memasak gulai dengan panci,Simpan air dalam di hati banyak benci,Hati terbakar oleh iri dengki.[188]Kuda gagah milik panglima,Raja berhias dengan sayang kepada sesama,Pintu rezeki semakin terbuka.[189]Jalan kaki pakai terompah,Bagai pendekar apa harta melimpah,Kalau hatinya selalu sengsara.[190]Laut luas tempat ikan,Kupu-kupu main di pagi aku ucapkan,Moga sukses, teman-teman![201]Malam-malam terbang kalong,Makan buah, buah tidak berkata bohong,Kamu menikah aku sedih dong.[202]Tajam gigi si buaya,Kancil lari di kamu hidup bahagia,Dengan dia yang kamu cinta.[203]Habis semua tak bersisa,Hanya ada buah kita hanya dosa,Sekarang cintamu dapat pahala.[204]Raja mengirim adipati,Datang tabib dia sepenuh hati,Jadikan dia wanita bahagia.[205]Baju gamis baju kebaya,Membeli satu dapat dia dengan setia,Karena itu yang diharap wanita.[206]Supaya pandai hendaknya sekolah,Belajar ilmu jangan hanya kamu yang lelah,Istri di rumah juga banyak bekerja.[207]Mawar merah tangkai berduri,Lebih indah bunga ingin dihormati istri,Jadilah suami penuh cinta.[208]Bukan hanya bunga setaman,Kembang mekar beri hanya kepada teman,Istri juga butuh perhatian.[209]Untuk apa membeli tangga,Kalau belah di apa berumah tangga,Kalau lisan pandai berdusta.[210]Ini ubi atau ikan,Bukan direbus malah suami atau bukan,Ada istri jarang dipegang.[211]Saat purnama sungai pasang,Membagi rendang di istriku sayang,Telah membawa kebahagiaan.[212]Coba membaca huruf dieja,Lambat laun nanti lelah tubuh bekerja,Pulang ke rumah rasa bahagia.[213]Jalan-jalan ke pantai kuta,Rawa bening banyak shalehah laksana permata,Sangat mahal sudah mendapatkannya.[214]Busur kecil untuk panah,Menusuk batu besar istri sudah qonaah,Rezeki sedikit menjadi berkah.[215]Walau mendapat ikan pari,Lebih enak ikan bertemu setiap hari,Rasa sayang tak pernah kurang.[216]Mawar merah tangkai berduri,Walau berduri alangkah mancung wajah berseri,Kalau boleh tahu siapa namanya?[217]Kain batik siapa yang punyaDijual di pasar dalam cantik siapa yang punya?Masihkah dibuka pendaftaran.[218]Bulu mata terlihat lentik,Banyak yang suka si anak memang belum baik,Tapi ingin melihatmu bahagia.[219]Sayap berbintik di kain batik,Pempek bercampur cantik, orangnya tentu banyak yang suka.[220]Panjang tongkat sehasta,jatuh ke sawah padi boleh aku meminta,Berikan aku kesempatan.[221]Nelayan sibuk sedang menambat,Perahu kayu ukiran bahagia punya sahabat,Teman bermain teman curhat.[222]Tanah liat untuk gerabah,Terlihat ajaib esok kita berpisah,Persahabatan tetap utama.[223]Kain putih dalam lemari,Kulkas menyimpan ikan tolong saling memberi,Itulah sahabat yang sejati.[224]Warna bagus merah magenta,Bagai pelangi aneka sahabatku yang tercinta,Moga hidupmu selalu bahagia.[225]Rumput teki suka merambat,Menembus batu serta sahabat memang sahabat,Tapi kenapa ada rasa cinta?Untuk apa menanam ranjau,jangan perang engkau sayang tumbuh menghijau,jiwa lapang hatipun lama tentang peri,peri menolong sang bagai bunga berseri,suntingan jiwa bijak Bandar banyak orang,hilir mudik kanan dan kan pudar kasih sayang,tambah erat hari ke nuri hinggap di tiang,ingin melihat ikan hati saling menyayang,romantis tumbuh siang dan rengat dari rawa,banyak orang ingin membawaCintamu hangat di dalam jiwa,laksana cahaya dari sang Cinta Bertepuk Sebelah TanganPedih bukan sembarang pedih,pedih tenggorokan makan bukan sembarang sedih,sedih karena cinta diasah di atas palu,palu kecil diangkat kisah paling pilu,cintaku bertepuk sebelah batik jadi baju,tetapi polos lebih cantik walau ayu,tetapi dia bukan jodohkuSuara harimau terdengar sember,harimau tua tak air mata satu ember,tak kan dia menerima nama punya arti,mencari nama aku bersedih hati,untuk dia yang di ini amat hina,bagai si renta yang gundah gulana,karena kasih yang tak hendak membeli lurik,ayam jantan dari ada yang lebih baik,selain gadis pujaan hati?Anak kecil giginya tanggal,belum tumbuh cambang selamat tinggal,duhai gadis yang paling gosok batu rusa,untuk menggosok wajah esok atau lusa,akan terobati sgala kecil dari tungku,apinya kecil habis lama kutunggu-tunggu,kapan kamu bilang I Love hari berangkat kerja,untuk mengairi padi di cinta katakan saja,bilang I Love You itu ini hingar bingar,jangan sampai engkau ini ingin mendengar,saat kau ucapkan kata waktu jangan kurang,selalu tunaikan sholat Love You jangan sembarang,katakan pada orang yang jahe beli ketumbar,potong jahe memakai bilang jantung berdebar,bila I love You untukmu rumah tanam lempuyang,tanah keras hati segunung sayang,di bibir berat hari mengambil kayu,untuk dibuat menjadi takut bilang I love U,tapi takut kau hati sudah buta,budi baik amat memang kamu cinta,aku pasti kan apa pati geni,puasalah sesuai syariat cintamu tulus murni,kuterima sepenuh tanda kapal di samudra,memberi tanda walaupuh tanda orang jatuh cinta,jika jauh merasa tanda rumah istana,semuanya terlihat tanda tumbuh cinta,terasa di dada rasa cucur di dalam loyang,masih hangat hendak tanda kasih sayang,untuk kekasih sang baru dari seberang,Warnanya elok sangat jangan sembarang,cemburu demi pergi ke sudut pasar,mengantri diri mesti cemburu lebih besar,kasih sayang bisa sehat selalu bersih,disapu gadis bak seorang pantun cinta kasih,kasih cinta serta tanda buah mangga,bentuk bulat panjang tanda orang setia,dalam hidup seiya tanda hari petang,ufuk Barat merah tanda orang sayang,kekasih dilindungi dari Palembang ke Payakumbuh,di Pariman pula akhirnya cinta bisa tumbuh,doakan dia dari Cina pergi ke pasar,lewat jalan yang amat cinta semakin besar,hadapi dia dengan hati yang ekor ikan pari,walau panjang tak sore hari,melepas penat damaikan putih ujungnya berenda,amat anggun dipakai turun baru reda,amat segar hirup anak hore hore,mendapat buah salak sore sore,siapa tahu bertemu lama ke pohon randu,pohon randu banyak lama hati rindu,menemukan belahan wanginya bunga selasih,tersiram hujan daunnya jiwa curahan kasih,tempat tenangkan resah senja berwarna merah,waktu magrib dekat kasih sayang tercurah,hati inipun akan tinggi pakai tangga,siapa yang ingin jadi kusangka tiada kuduga,bertemu dengan kekasih pagi karena ronda,sangat mengantuk kedua dia sudah janda,tapi wajahnya masih cantik hampir terbenam,cahayanya tak lagi diberi sayang ditanam,cinta sejati kan bolu pakai loyang,loyang ditaruh diri menanam sayang,bahagia pula yang kita ikal jatuh tersurai,duduk sendiri di atas kasih harus terurai,lewat tutur dan tingkah jati untuk papan,memakunya sangat kata sangat sopan,orang lainpun pasti suka meniru Barat,ikuti petunjuk dari suka mengumbar aurat,kekasih hatipun pasti kembali pisau belati,karena tajam seperti kasih ada di hati,biarlah tumbuh dan lima dan Kurawa,mereka masih sayang terbit di jiwa,bila berjuang bangsawan anak priyayi,membaca buku pakai menghormati menghargai,rumah tangga rukun apa mawar berduri,kalau akhirnya merobek apa menang sendiri,kalau akhirnya seorang ini tempat cabaran,banyak pula cinta perlu kesabaran,jauhlah diri dari putih bunga melati,bunga melur idaman cinta yang sejati,bila kekasihmu gabus pandai berenang,dari tengah menuju pasti merasa tenang,bila cintamu cinta pagi minum susu,satu kerat nasi sejati bukan hawa nafsu,cinta yang mencari keridhaan diri berbangga-bangga,takut nanti jadi kekasihmu ke telaga,telaga bahagia dunia tajam untuk menyayat,daging sapi olehmu segala maksiat,menjadi siksa di kanji untuk campuran,ambil saja satu tuntunan Quran,sabda Nabi sebagai satria pandai memanah,dari negeri antah rumah tangga sakinah,taat pada apa yang surga punya kemah,dari permata yang sangat Allah memiliki hikmah,mengikutinya mendapat emas di dalam peti,hilang satu di taman sayang yang sejati,membawamu bahagia hingga biru amat luasnya,tinggi tak tercapai oleh hanya di dunia,orang iman cintanya hingga melompat siput heran,tupai melompat mencari kekasih belajar Quran,kepada Allah kita tahajud sebagai tambahan,mengerjakannya dengan yang dekat kepada Tuhan,hidup bahagia hatinya tani sedang menggarap lahan,tatapannya jauh yang mencintai Tuhan,hatinya diisi dengan kasih berlari kaki berderap,suara terdengar semakin Allah jua kita berharap,semoga cinta membawa orang mengejar harta,nasib buruk pula yang sejati membawa kita,menuju surga KataNah, itulah kumpulan pantun kasih sayang untuk kedua orag tua, pacar, gebetan, sahabat, teman dan keluarga. Semoga dengan adanya koleksi pantun ini dapat bermanfaat dan menghibur sobat semua. Sekian dari saya, sampai jumpa di ulasan pantun yang lainnya. Pantun berkasih kasihan adalah jenis pantun remaja dan dewasa yang isinya tentang jalinan cinta. Tema pantun ini tidak jauh-jauh dari topik romantisme, rayuan, gombal, perkenalan dan pdkt pendekatan, pujian dan sanjungan, pacaran, dan juga ajakan Anda sedang memerlukan inspirasi untuk menyusun pantun berkasih-kasihan, maka di laman ini Anda dapat Contoh Pantun Berkasih KasihanArtis kota namanya Jihan Marilah kita berkasih-kasihan1. Tangkap ikan di sungai asahan Burung terbang hinggap di dahan Pacar datang berkasih-kasihan Dunia terasa penuh Ada atasan, ada bawahan Mereka duduk bersebelahan Marilah kita berkasih-kasihan Agar hidup penuh Belajar matematika tentang pecahan Belajar IPA tentang tumbuhan Cinta dijaga berkasih-kasihan Walau badan Jadi siswa jaga kebersihan Agar sekolah jadi percontohan Andai kita berkasih-kasihan Pasti bahagia datang Mobil berhenti dengan perlahan Habis bensinnya di persinggahan Manusia lahir berkasih-kasihan Pasti kehidupan bisa Dari kejauhan terdengar rintihan Kakak terluka kena serpihan Hiduplah dengan berkasih-kasihan Hilangkan semua sifat Bunga mekar karena sentuhan Bapak pusing karena tagihan Jika dunia dilanda kegaduhan Maka kuncinya Daftar kuis di hari terakhir Senin kamis membawa barang Jangan ragu, jangan khawatir Cintaku manis untukmu Kalau ingin batu permata Menyelamlah ke samudera Kalau ingin sebuah cinta Aku siap Di dekat pantai bermain pasir Kota Jepara kota pengukir Sudah lama diriku naksir Janganlah engkau kelamaan Buah kelapa rasa alpukat Pertama jumpa, cinta pun Jangan pernah main di selokan Bajunya kotor ditertawakan Jangan pernah engkau ragukan Janji setia yang aku Dari jam tujuh sampai sepuluh Badan lelah banyak pekerjaan Sudah banyak yang aku tempuh Demi dirimu duhai sang Ikan digoreng minyak nabati Baunya harum ditambah roti Aku persembahkan cinta sejati Untuk dirimu pujaan Kertas baru dipukul batu Dicampur jamu di atas tungku Cinta suciku hanyalah satu Untuk kamu sepanjang Minum jamu makan nangka Lihat kamu langsung ku Jalan jalan ke kota Paris Singgah sejenak di kota Medan Wahai engkau yang manis Bolehkah aku mulai kenalan?18. Sampan dilepas, jaring ditebar Ikan dipancing jika ketemu Tiba-tiba hatiku berdebar Setiap kali terbayang Simpan sepatu di lemari kamar Kamar gelap tiada berdamar Jika cintamu tak lagi samar Aku kan datang untuk Ruang tamu sangatlah lebar Dekat kamu dadaku Warna coklat gosok hilangkan Warna putih dibuat hitam Ada hasrat tidak diucapkan Ada hati kenapa dipendam?22. Burung puyuh ekornya buntung I love you tak Harus jujur, jangan mendustai Agar sukses dan punya arti Kenapa engkau aku cintai Karena baik dan rendah Haus minum, badan pun segar Kamu tersenyum hatiku Pinggir sungai banyak sampah Airnya jatuh ke tanah rendah Kasih sayang semakin berlimpah Buat hidupku menjadi Nembak itik langsung kena Itik terkapar di atas tikar Kamu cantik, siapa yang punya Hati menggelepar cinta Pagi-pagi terasa semu Sore-sore minum jamu Walau aku tak jadi pacarmu Biarkan aku selalu Pergi berlayar naik perahu Saat berlabuh membeli jamu Andaikan saja dirimu mau Sepanjang waktu kusiap di Burung pipit di kota Sampit Matamu berkedip, jantungku Hari minggu membeli papan Papan ditambal dengan dipaku Ku menunggu penuh harapan Sudikah engkau Orang linglung terlihat sakau Bibir manismu buat Ruang tamu sangat lebar Sangat indah berhias permata Dekat kamu dada berdebar Pasti ini yang namanya Malam minggu datang bertamu Lampunya mati, terlihat redup Cinta sejatiku hanya untukmu Takkan terganti seumur Pergi ke hutan ketemu ranjau Ranjau merah terlihat berkilau Kasih sayang tumbuh menghijau Hati dan jiwa tak lagi Tutup jendela pintu dikunci Hendak tidur karena letih Cintaku ini selalu suci Meski rambutku telah Cumi meloncat semprotkan tinta Burung pelikan terbang merendah Ku tak sangka kan jatuh cinta Pada dirimu yang paling Pita merah jatuh di jalan Tinggal satu di dalam rantang Cintaku indah bagai rembulan Dipagari dengan bintang Mbak jamu baca berita Cuma kamu yang aku Berakit-rakit ke hulu Berenang-renang ke tepian Gimana bisa ke penghulu Kalau kita cuma Hari rabo memancing ikan Pulangnya siang sambil ngerumpi Hanya engkau yang kuinginkan Selalu jumpa di alam Buah salak buah duku Tidak bisa dibuat jamu Bila kau belah dadaku Pasti tertulis nama Minum jamu sambil berdiri Diseduhnya di atas panci Bila hatimu masih sendiri Bolehkah aku yang Buah durian di dalam sedan Cinta dipendam, sakit di Jual ke pasar sebotol tinta Yang membeli Pak tua renta Andai saja ku bisa pinta Yang kuingin hanyalah Satu satu ditambah dua Dua dua dikurang tiga Aku dan kamu hidup bersama Sekarang, esok dan Naik onta melihat rusa Ku jatuh cinta berjuta Dari jauh terlihat semu Datang dekat mencari paman Izinkan aku mencintaimu Cinta sepanjang putaran Setumpuk kertas digulung ombak Kertas pun lenyap diterjang perahu Walaupun nafas di ujung tombak Takkan menyerah dapatkan Ikan hiu naik ayunan I love you tujuh Kalau taruh sebuah bangku Letakkan saja di dekat kayu Kalau kau cinta padaku Bilang saja I LOVE Ke Maluku membawa gajah Gajah gemuk, taringnya basah Pesona cantikmu mekar di wajah Membuat jiwaku selalu Prajurit berjalan di atas jurang Berkicau keras burung kutilang Dari dulu hingga sekarang Cinta hakiki tak pernah Jual kemeja tak laku-laku Karena preman sering mengganggu Beribu insan yang mendekatiku Hanya Kamu yang aku Pohon jati berbuah kuaci Di dalam peti ada pembersih Cinta sejati cinta yang suci Semayam di hati buat Burung perkutut tersambar petir Kayu jati untuk diukir Jangan takut jangan khawatir Hatiku setia sampai Beli buku sampulnya tebal Buku ditaruh di atas bangku Ini serius, bukannya gombal Maukah kamu jadi pacarku?57. Sungguh indah kota Padang Gemerlap lampu bergoyang-goyang Dari awal beradu pandang Wajah indahmu Buaya betina panjang ekornya Datang meloncat ke pemandian Kamulah bunga, aku kumbangnya Maka cepatlah kita Beli jahe dicampur ketumbar Potong jahe di atas loyang Hendak bilang jantung pun berdebar Bilang I love You untukmu Rumah sehat layak dihuni Warnanya kalem di ruang tamu Panas-panas di siang ini Jadi adem ngelihat Buah mengkudu berdaun selasih Tumbuh tinggi di pohon jati Janganlah ragu, percaya kasih Cintaku ini cinta Ke danau Toba membeli duku Duku sepuluh buat bertamu Jauhi narkoba, dekatilah aku Narkoba membunuhmu, aku Buah mangga buah kweni Buah pisang dicuri rusa Mohon terima cintaku ini Kalau tidak, pedih Kuas hitam di atas kasur Kasur rusak disobek parang Tiap malam tak bisa tidur Karena memikirkan kamu Tambah sedap pake micin Iris bawang menjadi kecil Ku hadiahkan sebuah cincin Meski belinya masih Depan bandara banyak bangku Hilir mudik kanan dan kiri Tak kan pudar kasih sayangku Tambah erat hari ke Perahu layar ke tepian Dari hulu sungai Asahan Daripada hidup kesepian Mending cepat kita Obat kuat sungguh berkhasiat Dibelinya karena dapat wasiat Cintaku kuat dan paling dahsyat Selalu suci dan menjauhi Gunung barat di bawah bintang Lompati batu seekor ikan Walau banyak godaan datang Teguh cintaku tak Daging ayam dibuat gulai Buat makan di sore nanti Hanya dirimu paling bernilai Takkan pernah bisa Beli paku ditukar batu Beli lembu sama induknya Cinta suciku cukuplah satu Untuk kamu Ke kota Medan membeli susu Pohon jati daunnya rimbun Cintaku bukan cinta yang palsu Cintaku sejati sebening Perak perunggu tertimpa papan Aku menunggumu sampai kapan?74. Mama berpikir mencari taktik Agar menang melawan intrik Bila pelangi bisa kupetik Kujadikan kado yang Menulis surat di atas bangku Surat biru dibawa kepompong Cintaku ibarat sekeping kuku Selalu tumbuh meski Hati merindu pikiran melayang Burung merpati terbang tinggi Terkenang si dia terbayang-bayang Itulah tanda aku telah jatuh Ke toko besi beli paku Di sebelahnya jualan sagu Andai engkau tau isi hatiku Hanya dirimu yang selalu ku Minum jamu sambil berdiri Dijual satu jangan emosi Bila hatimu masih sendiri Bolehkah aku yang Pohon sagu, pohon meranti Cinta padamu takkan Buah kenari dibuat jamu Untuk hilangkan pandangan semu Ada pelangi di bola matamu Aku memandang tak Jalan-jalan ke kota Solo Lewat Jogja kabupaten Bantul Begini nasib seorang jomblo Hanya bisa memeluk Pergi ke hutan menebang kayu Boleh dijual ke Indramayu Wahai kamu berwajah ayu Siramilah hatiku biar tak Naik kereta bawa peniti Berangkat senja rasanya sepi Bila cinta mekar di hati Siang malam terbawa Sesat di jalan malu bertanya Tak kunjung tiba lelah rasanya Kujatuh cinta, sakit rasanya Maukah kamu jadi obatnya?85. Pohon kelapa berdaun pandan Terbang burung ke atas awan Kata mutiara tiada sepadan Karena dirimu memang Kanan kiri berliku-liku Demi mencari sebatang bambu Kamu adalah puisiku Terpatri indah di dalam Kalau ingin batu permata Menyelamlah ke dasarnya Kalau ingin sebuah cinta Aku siap Ke Italia membeli kemeja Kemeja biru di depan gereja Kusembahkan cinta seindah seroja Teruntuk dirimu yang Pergi ke kebun ambil pepaya Banyak petani sedang bekerja Tolong obati hati saya Dengan cinta darimu Pohon porang tinggi sebahu Daunnya layu terkena paku Semua orang pastilah tahu Kamu itu semangat Kucing persia, kucing anggora Semua dibawa sama Anjasmara Sebab apa aku riang gembira? Karena terkena panah Main gitar tak ada senar Matamu indah Roti busuk dalam penjara Hatiku tertusuk panah Ada buku di atas bangku Bukunya rusak terkena palu Sudikah engkau menikah denganku Diriku baik dan setia Ada gula ada semut Mataku suka, hatiku Ada unta di gurun sahara Ku punya cinta makin Kamar kos bentuknya persegi Disewa sama tukang roti Aku ucapkan selamat pagi Untuk dikau sang pemilik Harum wangi bunga selasih Tersiram hujan daunnya basah Kamu jadi curahan kasih Tempat tenangkan resah Kerja belum badannya berpeluh Kalau tersenyum hatiku Luka kaki harus diobati Perban sedikit biar tak daki Jika kau cari cinta sejati Ada di sini, aku yang Pergi ke pasar menaiki onta Jangan lupa membeli permata Tak peduli meskipun tua Yang penting kita saling Minum jamu rasanya kecut Lihat kamu, langsung Datang ke pasar bawa kuali Dibeli tujuh sama Pak bupati Saat berjumpa pertama kali Cinta langsung mekar di Kucing kesayangan namanya Mumu Bulunya rusak dan sudah rapuh Demi rasa cintaku kepadamu Lautan badai pun akan Tong kosong nyaring bunyinya Kalo hatimu kosong, bolehkah aku mengisinya? 5 Pantun tentang Kasih Sayang Orang Tua, Foto Unplash/Omar LopezPantun memiliki berbagai jenis, salah satunya adalah pantun tentang kasih sayang orang tua. Jika kamu masih belum tahu bagaimana bentuk pantun kasih sayang orang tua, dalam artikel ini Inspirasi Kata akan memberikan dari Kamus Besar Bahasa Indonesua, pantun merupakan bentuk puisi Indonesia Melayu yang setiap baitnya berisi a-b-a-b. Tiap larik berisi empat kata. Baris pertama dan baris kedua biasanya sebagai sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat dijadikan sebagai sayang orang tua tidak bisa dibandingkan dan dibayarkan oleh apa pun di dunia ini. Kasih sayang mereka sangat tulus untuk anak-anak mereka. Mereka pun rela berjuang demi kebahagiaan sang buah hati. 5 Pantun tentang Kasih Sayang Orang TuaIlustrasi Pantun tentang Kasih Sayang Orang Tua. Foto nplash/Nathan tentang kasih sayang orang tua biasanya berisi ungkapan perasaan para orang tua untuk anaknya. Kasih sayang sepanjang masa dan tanpa pamrih. Nah, berikut ini 5 pantun kasih sayang orang tua. kepada 1Belang hitam si anak rusa Makan rumput terasa gurih Cinta Ibu sepanjang masa Tiada bermusim tiada pamrihPantun 2Ikan sepat masak digoreng Ikan gabus lepas ke kolam Rindu ibu selalu mendongeng Sebelum tidur setiap malamPantun 3Pergi ke pulau yang dangkal airnya Ada danau yang indah tak terduga Cinta Ibu kekal selamanya Rela berkorban jiwa dan ragaPantun 4Ada banyak buku yang penuh debu Masih ada buku kancil yang dulu Bapak dan Ibu sangat rindu Kepada anak kecilkuPantun 5Malam-malam menginap di Braga Paginya pergi ke Jogja Ibu tak menyangka Kalau kau sudah dewasaNah, itulah deretan pantun tentang kasih sayang orang tua kepada anaknya. Pantun-pantun ini dapat dijadikan contoh bagi kamu yang ingin membuat pantun para orang tua di seluruh dunia, terima kasih telah membesarkan kami dan maafkan jika anakmu ini jauh dari kata sempurna serta belum bisa memberikan kebahagian untuk Ayah dan Ibu. Sehat selalu dan panjang umur. I love you, Ayah dan Ibu. Banyaklah angsa berebut terbang Membumbung angsa menuju lepak Banyaklah jasa disebut orang Agunglah jasa ibu dan bapak Sebesar-besar mayang pinang Takkan sama mayang kelapa Sebesar-besar sayang orang Tak sama sayang ibu bapa Supaya tangan tidak terluka Jangan dikepit hulunya kapak Supaya Tuhan tiada murka Jangan sakiti ibu dan bapak Puisi Tentang Orang Tuaku Pantun Cinta - Kumpulan pantun cinta romantis untuk bantu kamu sampaikan perasaan pada pacar atau gebetan dengan cara unik. Mengutarakan perasaan cinta dan kasih sayang kepada pasangan tercinta bisa dilakukan dengan berbagai cara. Kebanyakan orang menyampaikannya dengan syair puisi cinta yang romantis..puisi tentang orang tuaku pantun cinta, riset, puisi, tentang, orang, tuaku, pantun, cinta LIST OF CONTENT Opening Something Relevant Conclusion Puisi Tentang Orang Tuaku Pantun Cinta - ️ These are the results of people's searches on the internet, maybe it matches what you need ️Berbhakti sama kedua orang tua kita Kata kata indah Kata kata ; ️Puisi Tentang Orang Tua Yang Singkat Pantun Cinta; ️Puisi Anak Untuk Orang Tua; ️Puisi Tentang Orang Tua Kita Pantun Cinta. Demikianlah beberapa contoh puisi tentang orang tua yang bisa kami sajikan. Semoga bisa bermanfaat dan semakin sayang kepada orang tua kita. Puisi untuk Orang Tua Orang tua dan selalu menasehati agar kita berkasih sayang. Cobalah lihat dalam pantun nasehat , di sana terdapat nasehat untuk berkasih sayang. Dengan kasih sayang berarti kita telah menjaga diri kita, tanah air, keluarga kita, dan seluruh orang-orang di dunia. Berikut ini adalah kumpulan pantun kasih sayang. -oOo-. Puisi Kasih Sayang Orang Tua Penuh Cinta Pengorbanan. Juni 16, 2023 oleh Tim Editorial. Puisi mengenai kasih sayang orang tua mengandung kehangatan, kelembutan, dan kekuatan cinta yang tak terhingga. Ibu dan ayah adalah sumber cinta tanpa syarat, dukungan, dan kebaikan yang tak tergantikan dalam kehidupan kamu yang mencari tentang puisi orang tua, berikut adalah kumpulan puisi tentang orang tua yang paling sedih. Puisi berikut ini dikutip dari dan Antologi Puisi Kasih Ibu Sepanjang Masa oleh Dahlia Damayanti Sholikhah, dkk 2021. Recommended Posts of Puisi Tentang Orang Tuaku Pantun Cinta - Puisi Ibu Dan Ayah - Ibu dan ayah adalah orang tua yang sudah membesarkan kita hingga dewasa. Sebagai anak, kita wajib membalas semua jasanya yang sudah diberikan kepada nkita dengan penuh kasih sayang dan cinta kasih. Tentu semua orang memiliki ayah dan ini beberapa puisi rindu yang bisa kamu jadikan contoh. Baca juga 40 Caption Cinta Romantis untuk Instagram, Bisa Bikin Si Dia Baper. 1. Bukan maksudku untuk. Memenjarakan bebasmu. Namun memberi kabar dimana pijakmu. Adalah pelerai bagi gundahku. Sungguh.. Yang ku inginkan hanyalah seorang penemu. 24. Berenang di laut ada hiu. 25. Di pantai banyak pohon kelapa. Itulah beberapa contoh pantun cinta yang bisa kamu berikan untuk pasanganmu. Walaupun kamu mungkin akan terdengar sedikit gombal, tetapi cara ini patut dicoba untuk membuat hubunganmu jadi lebih pantun cinta kasih kami pilih dan susun semula melalui buku "Kurik Kundi Merah Saga" yang menghimpunkan ribuan pantun Melayu masyarakat Melayu dulu-dulu. Indah sungguh ciptaan , Kau lah impian di masa depan;9- Puisi Surat Cinta Untuk Orang Tua Pantun Cinta berikut Gambar Puisi Surat Cinta Untuk Orang Tua Pantun Cinta 638x630 Mereka full 24 jam bersama orang tua. Sehingga puisi ibu sering menjadi topic utama untuk menjadi semangat sekaligus renungan buat untuk kedua orang tuaku..100 Pantun Orang Tua 4 Bait Agama, Adat, Nasehat, dan Kasih Sayang. Pantun orang tua adalah pantun yang berisi tentang nasehat maupun wejangan tentang adat budaya leluhur. Di bawah ini beberapa contoh pantun orang tua. Untuk itu, lihat dahulu daftar cinta memiliki dalam praktik sangat efektif untuk menarik perhatian banyak orang karena bisa mengungkapkan perasaan cinta yang tidak biasa. Jati tidak heran jika banyak orang yang menggunakan contoh pantun cinta untuk mengungkapkan perasaan dengan serius atau iseng godain 06 2015 Puisi orang tua ini adalah puisi terbaru singkat yang berisikan tentang ayah dan ibu. Untuk itu kerap kali anak-anak menuliskan puisi tentang kasih sayang orang tua. Apa Yang Kita Tahu Tentang Seorang Ayah..puisi tentang orang tua bahasa sunda pantun cinta, riset, puisi, tentang, orang, tua, bahasa, sunda, pantun, cintaKumpulan pantun cinta romantis untuk bantu kamu sampaikan perasaan pada pacar atau gebetan dengan cara unik. Mengutarakan perasaan cinta dan kasih sayang kepada pasangan tercinta bisa dilakukan dengan berbagai cara. Kebanyakan orang menyampaikannya dengan syair puisi cinta yang Puisi Cinta Terbaik. Nah, untuk kamu yang sedang jatuh cinta, kumpulan puisi cinta romantis hingga sedih berikut ini bisa kamu gunakan untuk menyatakan perasaanmu ke pasangan Puisi Cinta Romantis. Sumber Gambar Pexels. 1. Aku Ingin - Sapardi Djoko Damono. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,Beragam puisi cinta dibuat oleh pujangga yang mengagungkan perasaan kasih. Tak harus membuatnya sendiri, kirimkan saja puisi cinta romantis dari para orang terkenal. Masih bingung puisi cinta seperti apa yang mau dikirimkan kepada si dia? Berikut puisi cinta pendek romantis yang bisa membuat si dia baper, dilansir dari Orang Tua dan Contohnya Pantun Orangtua - Pantun adalah sebuah jenis puisi lama dalam bahasa Nusantara. Kata pantun berasal dari sebuah kata patuntun yang ada dalam bahasa Minangkabau yang artinya "petuntun". pantun ini juga tersedia untuk semua kalangan seperti anak-anak,remaja dan bahkan dewasa. ➡️ These are the results of people's searches on the internet, maybe it matches what you need Conclusion From Puisi Tentang Orang Tuaku Pantun Cinta Puisi Tentang Orang Tuaku Pantun Cinta - A collection of text Puisi Tentang Orang Tuaku Pantun Cinta from the internet giant network on planet earth, can be seen here. We hope you find what you are looking for. Hopefully can help. Thanks. See the Next Post Pantun Orang Tua – Pernah mendengar sebuah pantun? Beberapa kalimat yang akhirannya memiliki pola yang sama, atau di dalam sastra disebut dengan pola. Jenis dari pantun sendiri beragam, salah satunya pantun orang tua yang disampaikan kepada orang yang lebih tua. Berbagai maksud dari pantun yang dilontarkan juga beragam, berikut penjelasannya. Pantun Tentang Orang Tua Sebenarnya pantun merupakan sebuah sajak atau prosa lama yang asalnya dari Minangkabau, Sumatera Barat. Dalam terjemahan kata asli dari pantun adalah penuntun atau petunjuk. Pantun orang tua sendiri merupakan bentuk dari perkataan seseorang lebih sepuh atau dewasa kepada yang muda. Pengucapannya pun biasanya akan bernada dengan akhiran rima yang menarik dari setiap yang mengucapkannya. Umumnya pantun orang tua berisi tentang nasehat atau petuah terkait adat istiadat yang mempunyai makna mendalam. Pemilihan kata serta kalimatnya pun terkadang susah untuk dipahami oleh orang yang lebih muda. Baca Juga Pantun Pahlawan Contoh Pantun Orang Tua Menjadi kalimat atau sajak yang memiliki arti mendalam dan tidak sembarang asal menjadikan pantun orang tua sangat bermakna. Di zaman dahulu bahkan setiap orang tua selalu melontarkan pantun untuk berkomunikasi kepada yang lebih muda. Berikut contoh pantunnya yaitu 1. Pantun Orang Tua Terkait Adat Kentalnya adat istiadat di hampir seluruh Nusantara, menghasilkan banyak sastra berupa prosa lama seperti pantun. Namun pantun orang tua yang diucapkan oleh seorang sesepuh biasanya memiliki arti yang lebih bermakna. Terlebih lagi tentang adat yang tidak bisa dibuat secara asal, contohnya yaitu Asam kandis asam purut Kedua asam amatlah kecut Badan terasa melayang-layang Mengingat diri tak pernah sembahyang Melihat langit jangan heran Banyak bintang bertaburan Kitabullah adalah pedoman Bagi mereka yang beriman Angin berhembus di parak-parak Namun gubuk takkan goyah Adat bersendikan syara’ Syara’ bersendikan kitabullah Teramat manis air nira Dalam gelas dibuatkan Jikalau adat buat sengsara Tak usahlah dia jalankan Burung merpati terbang melayang Terbang tinggi sampai ke dahan Ada sunnah berlawanan Segerakan sunnah sebagai bimbingan Lari marathon di pagi hari Pergi lari hingga ke sungai Adat budaya punya jati diri Sebab itu tak dapat dijual beli Di semak-semak banyak kelawi Sering habis dimakan burung Pantun asli punya betawi Pasti menang kalau bertarung Berangkat sekolah gak boleh lambat Kalau lambat bisa telat upacara Hargailah adat istiadat Dengan itu budaya terpelihara Si baju merah namanya mawar Di sore hari memetik bunga Hormatilah adat budaya sekitar Jika ingin hidup rukun dengan sekitar Tuhan itu paling kuasa Jangan lelah untuk berdoa Sudah jadi tugas kewajiban kita Miliki adat untuk dijaga Kecap itu manis rasanya Bagaikan rasa gula Jawa Nusantara dibangun beragam budaya Jadi kewajiban warga untuk menjaganya Berdasarkan pantun adat yang sudah dicontohkan, beberapa di antaranya memiliki maksud untuk menjaga budaya. Selain itu juga sebagai pemberian atau pun peninggalan budaya dalam bentuk prosa yang diucapkan. Zaman dahulu pepatah adat sering disampaikan dalam berbagai acara resmi seperti pernikahan, adat pergelaran suatu daerah dan lainnya. 2. Pantun Orang Tua Terkait Keagamaan Berikutnya pantun yang membahas tentang nilai-nilai agama atau yang sifatnya religious. Terdapat banyak makna tentang kehidupan baik yang seharusnya dilaksanakan berdasarkan syariat agama. Supaya tidak melanggar nilai dan juga norma tentunya, berikut beberapa contoh di antaranya yaitu Buah pepaya buah sukun Jadikan membaca penangkal pikun Shalat jamaah haruslah tekun Dengan begitu hidup akan menjadi rukun Hari raya memakan rakik Rakik udang dari Padang Perlurus syahadat jauhkan syirik Menjadikan hati tentram dan tenang Pohon kelapa jatuh menimpa Dibangun rumah dari batu bata Sholat yang 5 janganlah lupa Untuk bekal akhirat kita Perayaan kemerdekaan banyak bendera Bendera berkibar berukuran banyak rupa Tak terasa hidup untuk sementara Mau tidak mau pasti mati juga Hujan turun di atas kebun Sawi di tanam di atasnya Jadi manusia banyak bersyukur Atas segala nikmat yang diberikan-Nya Ketika langit masih senja Cepat-cepat segera berangkat Mumpung usia masih muda Cepat segera pergi bertobat Sedari kecil bertanam biji Ketika besar menjadi pepohonan Mulai dari kecil pergi mengaji Hingga kuat dalam beriman Pergi ke toko membeli meja Jangan lupa membeli papan Perdalami ilmu dunia boleh saja Namun ilmu agama jangan sampai ditinggalkan Ayo kita pergi ke sawah Melihat petani sedang bekerja Ayo kita rajin bersedekah Tidak perlu menunggu hingga kaya Pulau Mandeh jauh ditengah Di pulau tak nampak jua Menangis badan dikandung tanah Mengingat badan tak sembahyang juga Datang ke sawah untuk menyemai Padi tinggi disiram sudah Kalau ingin hidup damai Jangan sampai tinggalkan ibadah Contoh dari pantauan orang tua yang telah disebutkan memiliki pesan yang mendalam untuk diri seorang hamba kepada tuhannya. Pesan-pesan yang tersirat di dalamnya mengingatkan akan perilaku dan tingkah laku. Hidup tidak akan selamanya terus berjalan, hal itulah yang menjadi salah satu tujuan pantun tersebut dibuat. Baca Juga Pantun Palembang 3. Pantun Orang Tua Terkait Nasehat Penggunaan pantun sebagai kalimat nasehat juga sering dipakai oleh para orang tua untuk mengarahkan anak-anaknya. Tidak jarang dalam menyampaikan pantun menggunakan rima dan majas yang enak untuk didengar. Berikut contoh dari pantun yang bisa menjadi referensi dari pantun nasehat yaitu Jika si burik adalah kendi Maka yang bagus adalah tentu celaka Jika yang baik adalah budi Pasti akan disayang keluarga Bikin minuman dari buah sirsak Diperdagangkan bermacam harga Jadi anak berbaktilah pada ibu bapak Supaya kelak masuk surga Ke kebun dapat kepompong Jatuh ke tanah diinjak pak Sugi Kalau gak mau gigi ompong Jangan malas sikat gigi Mandi di sungai banyak batunya Pergi ke ladang banyak serangga Jikalau main jangan lah lupa Sholat mengaji harus dijaga Monyet bermain lempar gelas Tikus memakan bekas makanan Ayolah kawan bersihkan kelas Agar berkelas dan juga nyaman Jauh-jauh membeli Ulos Beli Ulos bermacam warna Rajin bekerja janganlah bolos Agar kelak menjadi kaya Satu dua gambar diadu Mainnya di rumah si Erda Kalau kalah jangan mengadu Biarkan hati berlapang dada Anak itik turun satu Mati seekor tinggal sembilan Pelajarilah ilmu dengan sungguh-sungguh Agar terwujud semua impian Pergi ke ladang memetik jambu Jalannya jauh berputar-putar Jika rajin membaca buku Yakinlah jadi anak yang pintar Malam-malam makan ayam bumbu Jangan sampai lupa pakai kuah kaldu Belajar tak perlu untuk menunggu Jika belajar hal-hal bermutu Satu ekor kera tengah termangu Pisang hilang dicuri si pemburu Dengarlah nasihat guru Mereka juga orang tuamu Ke Surabaya membeli batik Pergi berdua bersama Rama Jadilah anak berbudi baik Menjadi penolong untuk sesama Hujan turun basahi pipi Dingin terasa hingga ke hati Ayo siapkan diri meraih mimpi Kini juga tak perlu nanti Pergi ke pasar membeli agar Pulang siang memakan bakwan Siapa yang rajin belajar Pasti akan sukses kawan Hari ini adalah jumat Besoknya adalah hari minggu Siapa rajin melaksanakan sholat Maka surga sudah menunggu Gadis kecil pipi merona Menggunakan gelang bermanik mutiara Supaya hidup terasa bermakna Pedulilah pada saudara Ayahku seorang petani. Tiap pagi bekerja diladang Mari belajar di pagi ini Supaya sukses di masa mendatang Sudah lama menahan rindu Bertemu kawan bawa gulali Hidup kaya miskin ilmu Pasti hanya merugi dan menyesali Pantun tentang nasehat juga sering sekali digunakan oleh orang tua untuk menasehati orang-orang yang lebih muda darinya. Hal tersebut dikarenakan orang tua sudah lebih berpengalaman dengan penuh lika-liku. Kondisi tersebutlah yang melahirkan pantun nasehat, sebagai pengingat kepada generasi muda. Pesan tersebut untuk mencegah lalainya seseorang. Baca Juga Pantun Pembuka Acara 4. Pantun Orang Tua Tentang Saling Mengasihi Selanjutnya pantun orang tua yang biasanya dipakai oleh sebagian banyak orang dewasa untuk menunjukkan rasa saling mengasihi. Memakai pantun untuk menyatakan sayang sangat terasa mendalam dan penuh arti. Ungkapan tersebut tentu bisa diberikan kepada siapa pun, berikut contohnya yaitu Sore hari surya menghilang Bumi penuh dengan kegelapan Kasih ibu tak pernah lekang Kepada kami yang sering melupakan Abu-abu warna kayu rengat Diwarnai hitam pekat Kasih ibu sangatlah hangat Hanya dialah yang selalu diingat Jalan-jalan ke Jogjakarta Pergi ke kampung ke para lembah Kasih sayang bagaikan bunga Jika mekar terlihat indah Amat tinggi pohon kelapa Ambil satu nikmat terasa Kasih sayang tak pernah lupa Terkenang hingga sepanjang masa Baju muslim penuh renda Jeruk manis terperas sudah Jika ayah bunda tiada Akankah kemana rindu tertumpah Suku rimba suku berpindah Punya tubuh kuat bertenaga Berlian yang paling indah Adalah sebuah keluarga Teramat enak buah berduri Dipetik dari tanah Bali Perjuangan ibu setiap hari Tubuh lesu pun tidak peduli Kebun indah terdapat kolam Mawar dipetik dari hutan Cinta ibu amatlah dalam Jauh dalam hingga lautan Panjangnya sisi ikan pari Berenang jauh hingga ke tepi Jika harta bisa dicari Tapi kasih susah dicari Piring kaca akan mudah pecah. Belanja ke pasar membeli lima Jika hati terasa susah Terimat diri pada sang mama Bogor jadi kota tanah Terdapat taman penuh rusa Kasih ibu takkan berubah Hidup terus sepanjang masa Dari laut mengambil ikan Sungguh bertumpuk di pelabuhan Semoga bunda dimaafkan Dari segala dosa dan ampunan Tubuh merah si ular naga Kekar tapi tidak berbisa Bahagia jika punya keluarga Genap sudah dunianya Bambu diraut untuk tangga Makan mie dikasih lada Tulang punggung untuk keluarga Jadikan bahagia hingga ke dada Rumah kotor penuh serangga Serangga dating dari para-para Jangan pernah tinggalkan keluarga Agar hidup tidak sengsara Suara bersiul penuh riang Bersuara merdu hingga ke puncak kelapa Rindu kepada adik pastilah sayang Kepada abang pastilah cinta Enak sekali air selasih Diminum untuk memenuhi dahaga Cintai ibu yang penuh kasih Terletih-letih menjaga kita Burung dara burung kutilang Terbang semua diganggu angkasa Rasa kasih janganlah hilang Untuk keluarga yang setia Penutup Penyampaian rasa saling mengasihi tidak hanya diucapkan dengan kalimat serius atau spontan mengatakan sayang. Namun juga bisa menggunakan pantun sebagai kalimat kasih sayang yang menyisipkan pesan tersirat di dalamnya. Hal tersebut memungkinkan pengakuan sayang pun tidak canggung dan lebih variatif. Nah, itulah penjelasan tentang pantun orang tua beserta dengan contohnya. Banyak contoh lainnya yang bisa digunakan sebagai referensi pantun yang sesuai dengan kebutuhan. Pastikan untuk memberikan makna atau esensi yang berarti bagi penerimanya. Jadi jangan asal saja dalam membuat sebuah pantun. Pantun Orang Tua

pantun kasih sayang orang tua