BekasiJurnal86.Com - Keindahan alam membentang sapanjang Pantai Bungin, yang terletak di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi yang memiliki garis pantai Laut Jawa yang panjangnya membentang di wilayah utara Kabupaten Bekasi dan berbatasan Kabupaten Karawang. Di sepanjang garis pantai tersebut, terhampar pantai yang indah dengan ciri khasnya sendiri. DesaPantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kota Bekasi, Jawa Barat 17730, Indonesia. 10 Ulasan Siapa bilang kota Bekasi, Jawa Barat, ini hanya khas dengan kepadatan lalu lintas, kejenuhan pikiran hingga cuaca panas yang sering dijadikan bahan bullion netizen sebagai planet yang paling dekat dengan matahari bahkan sebelum planet meskurius. Tumpahanminyak Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) di pesisir pantai utara Karawang, Jawa Barat, berimbas juga ke pesisir utara Kabupaten Bekasi. Sabtu, 23 Jul 2022 WIB E-paper Media Indonesia Hari Ini BeritaBekasi.OLNewsindonesia.Kamis(12/08/21) Destinasi kawasan wisata Pantai Bungin Muaragembong, dan Pemerintah telah menyiapkan anggaran puluhan miliar untuk penataan Wisata Pantai Muaragembong yang akan PantaiMuara Beting, Pantai Eksotik di Muaragembong Bekasi . Pantai Muara Bungin, Destinasi Baru Di Ujung Bekasi . PRESTASI sdnpantai bahagia 03 kp. muara pecah negeri sdn pantai bahagia 04 kp. beting negeri sdn pantai bhakti 01 kp. jogol negeri sdn pantai bhakti 02 kp. bungin negeri sdn pantai bhakti 03 kp. kedung bokor negeri sdn pantai harapan jaya 01 kp. penombo negeri sdn pantai harapan jaya 02 kp. pondok dua negeri sdn pantai harapan jaya 03 pantai harapan . Pantai Muara Bungin terletak di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Foto Faqihah Husnul pohon bakau bergoyang diterpa angin. Matahari semakin terik. Tepat di ujung sana, telah terlihat muara laut dengan beberapa kapal nelayan yang sedang berlayar. Motor bebek yang kami tumpangi mengeluarkan seluruh tenaganya melewati jalan berbatu yang jika tidak hati-hati, bisa langsung jatuh ke aliran sungai menghabiskan waktu dua jam berkendara dari pusat kota menuju Pantai Muara Bungin, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Suasana siang itu masih sangat sepi. Tidak banyak pengunjung yang datang.“Biasanya ramai, mungkin karena pandemi jadi sepi,” kata Teh Agil, pemilik warung kelontong di pinggir telah membuka warung ini sejak pertama kali pantai diresmikan. Lumayan, katanya, untuk menambah penghasilan dari suaminya yang bekerja sebagai Muara Bungin baru dibuka tahun 2019. Tiket masuknya masih gratis. Kami pun tidak dikenakan biaya parkir. Namun, tidak ada transportasi umum yang bisa mencapai pantai. Lebih baik gunakan kendaraan roda dua karena jalan yang dilalui juga cukup perjalanan menuju pantai, kami melihat begitu banyak pohon mangrove yang ditanam di empang kolam budidaya ikan. Daerah Muara Gembong memiliki ekosistem mangrove yang cukup luas untuk menahan abrasi. Di pesisir Pantai Muara Bungin juga memiliki pohon mangrove yang ditanam oleh beberapa pihak, di antaranya sekelompok mahasiswa Bekasi dan mangrove di pesisir Pantai Muara Bungin. Foto Faqihah Husnul Khatimah.“Biasanya mereka ke sini enam bulan sekali buat ngecek, kadang tiga bulan sekali,” jelas Teh nyatanya hutan mangrove yang ada masih belum bisa menahan banjir rob yang merendam hampir setengah wilayah kecamatan. Banjir rob menjadi musur besar yang menghantui masyarakat Muara Gembong.“Iya, kalau banjir rob parah banget, ini warung saya aja sampai terendam semua,” berjalan menyusuri pesisir pantai dan menemukan banyak cangkang kerang dan kepiting kecil. Pantai Muara Bungin memang tidak seindah pantai lain di pesisir pulau Jawa. Pasirnya berwarna kehitaman dengan air yang kecoklatan. Meski begitu, pantai ini tetap indah karena adanya hamparan pohon kami juga menemukan sampah-sampah berserakan, baik di pesisir pantai maupun di pohon mangrove. Kebanyakan sampah itu bukan asli dari pengunjung, melainkan kiriman melalui bermain, kami beristirahat di bawah pohon mangrove sambil menikmati suara angin dan deburan ombak yang tenang. Teh Agil bercerita bahwa setiap malam tahun baru atau akhir pekan, banyak anak muda yang suka berkemah di pinggir balik keindahannya, Pantai Muara Bungin masih memiliki banyak kekurangan. Akses jalan yang rusak, fasilitas yang belum memadai, dan kurangnya sosialisasi membuat pantai ini jarang banyak orang tahu tentang pantai ini, terkhusus warga Bekasi. Kebanyakan orang Bekasi memilih liburan ke Pantai Tanjung Pakis yang bertetanggaan dengan Pantai Muara Bungin.“Kalau Pantai Tanjung Pakis kan emang udah lama, ya. Orang-orang belum pada tahu pantai ini. Orang-orang dari pemerintah datangnya waktu pembukaan doang, sampai saat ini belum ada lagi yang datang,” jelas Teh Muara Bungin begitu indah sampai sayang untuk dilewatkan. Bila ditata dan disosialisasikan kembali, tentu akan lebih banyak orang tahu dan datang berkunjung.“Saya mah berharap pantai ini diperhatikan kembali gitu, ya. Karena kan kalau banyak pengunjung kita juga senang ada penghasilan,” kata Teh Agil. Faqihah Husnul Khatimah/Politeknik Negeri Jakarta

pantai muara bungin bekasi