2. Buat sinopsis dengan bahasa yang menarik dan mudah dipahami. Sinopsis bertujuan untuk membuat editor atau siapa pun yang membacanya tertarik dengan novelmu. Maka kamu harus bisa menulis sinopsis naskah dengan bahasa yang menarik dan mudah dipahami agar dapat mewakili isi novelmu. Sinopsis biasanya ditulis dengan sudut pandang orang ketiga
Hal yang penting-barangkali-pada mutu dan manajemen buku. Buku yang bermutu didukung manajemen penjualan yang profesional. Dengan tampilan yang dapat dikatakan sama, pembaca tidak akan terlalu mempermasalahkan penerbit indie atau penerbit major. Pembaca akan mencari buku yang bermutu, entah siapapun penerbitnya. Itu-mungkin-kuncinya.
Hasil dari analisis peneliti adalah terdapat perbedaan mendasar antara praktik IMC yang dilakukan penerbit mayor dan indie. Dalam praktik IMC tersebut terdapat kerja sama antara penerbit dan penulis. Kerja sama tersebut dilakukan dengan kesepakatan kedua belah pihak, sehingga komunikasi yang dilaksanakan tidak berjalan secara terpisah.
Peluang terbit dan royalti lebih besar membuat penulis-penulis muda yang tak sabar, akhirnya memilih menerbitkan karya melalui penerbit indie. Amat wajar, sebab untuk menerbitkan buku di penerbit mayor, penulis harus melewati proses seleksi yang bisa memakan waktu 3 bulan bahkan hingga satu tahun lamanya.
Mungkin masih ada yang belum memahami perbedaan antara penerbit indie dan mayor yang akan membantu Anda untuk menerbitkan sebuah buku. Tentu saja ada perbedaan yang mencolok di antara keduanya meskipun secara umum fungsinya sama. Sehingga Anda bisa mengetahui secara lebih dalam untuk mempertimbangkan akan memanfaatkan fasilitas dari kedua jenis
PENERBIT INDIE ATAU MAYOR – Persoalan penerbitan buku bukanlah perihal sepele bagi penulis. Dalam menerbitkan karya tulis penulis harus cerdas menganalisa kira-kira penerbit mana yang akan membantu dalam menerbitkan naskah tersebut agar lebih berkualitas.
.
perbedaan penerbit mayor dan indie